KABARPEMUDA.ID — Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumedang yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menargetkan PAN mampu meraih tujuh kursi DPRD Kabupaten Sumedang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Target tersebut disampaikan Fajar saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pelantikan DPC Relawan DPD PAN Kabupaten Sumedang yang digelar di GOR Tadjimalela, Kabupaten Sumedang, Rabu (22/7/2026).
Dalam sambutannya, Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, kader, relawan, serta tamu undangan dari tingkat daerah hingga pusat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh kader menjaga semangat dan soliditas untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Saat ini PAN memiliki empat kursi di DPRD Kabupaten Sumedang dan Alhamdulillah bisa mengantarkan kader menjadi Wakil Bupati. Karena itu, kami optimistis pada Pemilu 2029 PAN bisa meningkatkan perolehan menjadi tujuh kursi DPRD,” ujar Fajar.
Menurutnya, peningkatan jumlah kursi legislatif harus dibarengi dengan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap PAN mampu melahirkan kader-kader yang visioner dan konsisten memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Fajar juga menyoroti persoalan ekonomi masyarakat, khususnya maraknya praktik pinjaman berbunga tinggi atau yang dikenal sebagai “Bank Emok”. Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program pembiayaan yang difasilitasi pemerintah daerah melalui Bank Sumedang.
“Jauhi Bank Emok, dekati Bank Sumedang. Pemerintah telah menyediakan program kredit dengan bunga ringan untuk membantu masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil,” katanya.
Selain itu, ia meminta seluruh kader dan relawan PAN aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pinjaman online ilegal, judi online, hingga konten pornografi di era digital.
“Kita harus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari pinjaman online ilegal, judi online, dan dampak negatif digital lainnya,” tegasnya.
Fajar menegaskan bahwa DPD PAN Kabupaten Sumedang akan tetap tegak lurus terhadap arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat dalam menghadapi agenda politik ke depan.
DPW PAN Jabar Optimistis Target Tujuh Kursi Tercapai
Sementara itu, Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah, menyampaikan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan M. Fajar Aldila, PAN Kabupaten Sumedang akan semakin solid dan mampu meningkatkan prestasi politiknya.
“Saya melihat kader lama dan kader baru bisa bersatu dalam semangat yang sama. Ini menjadi modal penting bagi PAN Sumedang untuk berkembang lebih baik,” ujar Najib.
Ia menjelaskan bahwa dalam setiap pelaksanaan Rakerda terdapat tiga agenda utama yang terus didorong DPW PAN Jawa Barat, yakni PAN Bantu Rakyat, Program Jabar 100 Persen, dan penguatan konsolidasi organisasi.
Menurut Najib, konsep PAN Bantu Rakyat merupakan komitmen agar seluruh kader selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Sedangkan melalui Program Jabar 100 Persen, DPW PAN Jawa Barat menargetkan setiap daerah pemilihan memiliki keterwakilan kursi legislatif. Untuk Kabupaten Sumedang yang memiliki enam daerah pemilihan, DPW menargetkan minimal satu kursi di setiap dapil atau enam kursi DPRD.
“Namun tadi Ketua DPD menyampaikan target tujuh kursi. Kalau Ketua DPD yang menyampaikan, saya harus percaya. Insyaallah dengan kerja keras dan kekompakan target tersebut bisa direalisasikan,” katanya.
Najib juga meminta seluruh struktur partai segera memperkuat organisasi hingga tingkat desa melalui pelaksanaan musyawarah ranting sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Farah Puteri: Politik Harus Memberikan Manfaat bagi Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat IX dari Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia, mengajak seluruh kader dan relawan menjaga semangat kebersamaan agar target tujuh kursi DPRD Kabupaten Sumedang dapat diwujudkan.
“Kalau semangat ini terus kita jaga sampai 2029 nanti, sesuai arahan Ketua DPW, saya optimistis target tujuh kursi bukan sesuatu yang sulit dicapai,” ujarnya.
Farah menegaskan bahwa politik yang dijalankan PAN harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar retorika.
“Politik yang baik bukan yang paling banyak berbicara, tetapi yang paling banyak memberi arti bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya gerakan PAN Bantu Rakyat sebagai bentuk kehadiran nyata kader PAN melalui bantuan pendidikan, perjuangan aspirasi masyarakat, hingga berbagai program pemberdayaan.
Menurut Farah, relawan PAN tidak boleh hanya aktif menjelang pemilu, tetapi harus selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Jangan hanya menjadi relawan pada musim pemilu. Jadilah relawan yang selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Karena manfaat yang terus diberikan akan melahirkan kepercayaan masyarakat,” tuturnya.
Farah menambahkan, Rakerda menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah seluruh kader dan relawan dalam menyusun strategi politik sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Politik bukan sekadar memenangkan pemilu, tetapi memenangkan kepercayaan rakyat melalui kerja nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. ***

