SUMEDANG, KABARPEMUDA.id — Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan pasokan pangan, serta merawat daya beli masyarakat. Melalui Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (KPP), DPKP kembali menggelar program strategis Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Raudhatul Mukhlisin, Kecamatan Wado, ini akan mulai melayani masyarakat sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Program terintegrasi tersebut menjadi langkah proaktif serta bentuk intervensi konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Dalam ajang ini, DPKP menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Beberapa komoditas esensial yang dihadirkan antara lain Beras SPHP seharga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram serta MinyaKita seharga Rp31.000 per kemasan 2 liter.
Inisiatif pro-rakyat ini mendapat apresiasi penuh dari Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., bersama Wakil Bupati Sumedang. Jajaran pimpinan daerah memuji sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang berhasil mewujudkan pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Guna mendukung kelancaran transaksi sekaligus menggalakkan kepedulian lingkungan, pihak penyelenggara mengimbau masyarakat yang hadir untuk membawa uang pas dan menyiapkan kantong belanja ramah lingkungan sendiri dari rumah. Langkah ini diharapkan dapat mendukung gerakan pengurangan sampah plastik di wilayah Kabupaten Sumedang.
Masyarakat Kecamatan Wado dan sekitarnya diimbau untuk dapat memanfaatkan momentum ini secara optimal. Gerakan Pangan Murah ini menegaskan komitmen Pemkab Sumedang dalam memperkokoh ketahanan pangan daerah secara merata dan berkelanjutan.***





