KABARPEMUDA.ID — UPTD SDN 1 Anjatan Kecamatan Kabupaten Indramayu, sedang melaksanakan pembenahan gedung sekolah melalui program bantuan Pemerintah revitalisasi satuan Pendidikan, Selasa(2/9/2026).
Program tersebut diturunkan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Direktorat Sekolah Dasar, anggaran Rp 1.039.822.000,- sumber APBN tahun 2026.
Tujuan program bantuan Pemerintah Revitalisasi satuan Pendidikan yaitu,
1. Tujuan Umum
Mewujudkan Sekolah Dasar yang aman, nyaman, sehat, dan layak pakai untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di Indonesia.
2. Tujuan Khususnya adalah,
Menjamin Keamanan & Keselamatan
Memperbaiki/pergantian bangunan SD yang rusak agar tidak membahayakan siswa dan guru saat KBM.
Meningkatkan Mutu & Akses Pendidikan,
Menyediakan sarana pembelajaran yang sesuai SPM: RKB, R. Guru, Perpustakaan, Lab, Toilet, Internet.
3.Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka,
Menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi, proyek, dan literasi-numerasi.
4.Mewujudkan Pemerataan Pendidikan,
Memprioritaskan SD di daerah tertinggal, terdepan, terluar 3T, dan daerah miskin agar mendapat fasilitas setara.
5.Meningkatkan Angka Partisipasi & Daya Tampung,
Dengan ruang kelas baru dan lingkungan nyaman, diharapkan APK/APM SD meningkat dan tidak ada lagi rombel terlalu padat.
6.Menumbuhkan Budaya Mutu & Pemeliharaan,
Melibatkan Komite, Orang Tua, dan Pemerintah Desa dalam pemeliharaan sarana agar manfaatnya jangka panjang.
Kepala sekolah Patno, S.Pd,SD, M.Pd, bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah pusat, karena program revitalisasi sangat membantu dan mendukung KBM.
Sistem pekerjaan dengan Swakelola yaitu p2sp(Panitia pembangunan satuan Pendidikan).
SDN 1 Anjatan merupakan SD berusia paling tua di wilayah Kecamatan Anjatan, saat ini tergolong lokasi lingkungan padat penduduk, sehingga membutuhkan sarana dan prasarana sesuai jumlah penduduk.
Pembangunan yang dilaksanakan disesuaikan dengan kebutuhan dari lingkungan masyarakat agar sekolah mampu menampung penduduk setempat.
“Kami programkan dengan anggaran yang ada, bagian atap di Dak kedepan direncanakan pembangunan berkelanjutan lantai 2 dan seoptimal mungkin pekerjaan dilaksanakan dengan memberdayakan lingkungan masyarakat supaya kualitas bangunan terjaga, ” ucap Patno.
Sebagai bahan masukan evaluasi Pemerintah Daerah agar biaya standar upah tenaga kerja disesuaikan dengan kondisi nyata di masyarakat, supaya pengelolaan anggaran lebih optimal.
“Ucapan terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang telah menurunkan program revitalisasi demi wujudnya Pendidikan bagi masyarakat merata dan berkualitas, ” harap Kepala sekolah Patno.
Sementara itu, ketua komite sekolah Muhamad Fuad, sangat apresiasi adanya bantuan Pemerintah revitalisasi satuan Pendidikan karena kedepan adanya pembangunan dak ruang kelas, kedepan dapat dibangun ruang kelas lantai 2 sehingga dapat meningkatkan daya tampung murid.
Sedangkan, salahsatu tokoh masyarakat dan masyarakat WA Gendut dan Robert, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah yang telah memberi bantuan program revitalisasi sehingga membawa kemajuan sektor Pendidikan dasar. (Caya)***





