SUMEDANG, KABARPEMUDA.id — Kecamatan Sumedang Selatan resmi mengukuhkan diri sebagai Juara Umum Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Ajang pelestarian bahasa dan budaya Sunda yang berlangsung selama dua hari (29–30 September 2026) di Sumedang Creative Center ini resmi ditutup pada Rabu (30/9/2026).
Mengusung tema “Milarap Basa, Ngamulyakeun Ajen Bangsa”, perhelatan ini diikuti oleh 364 murid pilihan dari 26 kecamatan di seluruh Kabupaten Sumedang, dengan rasio peserta seimbang yakni 182 putra dan 182 putri. Para jawara dari tiap cabang lomba dijadwalkan melenggang membawa nama Kabupaten Sumedang ke tingkat Provinsi Jawa Barat pada November mendatang.
Terdapat tujuh mata lomba yang dipertandingkan dalam gelaran tahun ini: Nembang Pupuh, Ngadongeng, Maca jeung Nulis Aksara Sunda, Maca Sajak, Ngabodor Sorangan, Menulis Cerita Pendek, dan Biantara.
Berikut rekapitulasi lengkap para pemenang dari masing-masing cabang lomba:
Nembang Pupuh Putri: Kecamatan Sumedang Selatan
Nembang Pupuh Putra: Kecamatan Pamulihan
Ngadongeng Putri: Kecamatan Situraja
Ngadongeng Putra: Kecamatan Sumedang Utara
Maca jeung Nulis Aksara Sunda Putri: Kecamatan Sumedang Utara
Maca jeung Nulis Aksara Sunda Putra: Kecamatan Pamulihan
Maca Sajak Putri: Kecamatan Sumedang Utara
Maca Sajak Putra: Kecamatan Situraja
Ngabodor Sorangan Putri: Kecamatan Sumedang Selatan
Ngabodor Sorangan Putra: Kecamatan Sumedang Selatan
Menulis Cerita Pendek Putri: Kecamatan Cibugel
Menulis Cerita Pendek Putra: Kecamatan Sumedang Selatan
Biantara Putri: Kecamatan Jatinangor
Biantara Putra: Kecamatan Tanjungsari
Dalam sambutan penutupan mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Ajat Sudarajat, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran panitia, pengawas pembina, serta pihak yang berkontribusi menyukseskan gelaran ini.
“Haturnuhun segala bantosanna kana acara kegiatan FTBI tingkat Kabupaten 2026 tiasa lumangsung kalayan lancar, terutama kepada panitia sareng jajaran pengawas binaan di jenjang SD. Mudah-mudahan sagala bentuk tanaga, emutan, waktosna janten kasaean sadayana,” tutur Ajat.
Menatap persaingan di level regional, Ajat menyuntikkan semangat kepada kontingen yang akan bertanding di tingkat Provinsi Jawa Barat agar mengintensifkan persiapan demi mengulang sukses yang sama.
“Mudah-mudahan dina sasih November minggu kaopat, Sumedang tiasa janten juara umum. Urang sadayana, dulur-dulur pengaping, tiasa masihan arahan deui sapertos kieu,” tambahnya optimis.
Penyelenggaraan FTBI 2026 bukan sekadar panggung kompetisi, melainkan wahana strategis dalam memelihara dan menumbuhkembangkan sastra serta bahasa ibu di kalangan generasi muda sejak dini.***





