INDRAMAYU, KABARPEMUDA.id — UPTD SDN 2 Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, resmi memulai program revitalisasi tata gedung sekolah guna menunjang kenyamanan serta keamanan proses belajar mengajar. Bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp739.680.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini disalurkan melalui Direktorat Sekolah Dasar, Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Langkah ini diambil menyusul kondisi fisik bangunan sekolah yang membutuhkan perbaikan mendesak. Kebocoran atap saat hujan, sirkulasi udara yang minim, hingga penurunan fungsi fasilitas kelas selama ini dinilai mengurangi efektivitas kegiatan belajar siswa.
Kepala UPTD SDN 2 Anjatan Utara, Agus Prihatin, S.Pd., menegaskan bahwa penciptaan lingkungan belajar yang bersih dan aman menjadi prioritas utama pihak sekolah. Menurutnya, kenyamanan fisik bangunan berbanding lurus dengan daya konsentrasi serta kreativitas peserta didik.
“Kami ingin memastikan anak-anak belajar tanpa rasa khawatir. Lingkungan yang kondusif adalah fondasi utama agar siswa bersemangat menimba ilmu setiap hari,” ujar Agus.
Proyek perbaikan ini mencakup rehabilitasi ruang kelas, ruang guru, toilet, hingga pembaruan plafon, jendela, dan lantai. Pelaksanaan pembangunan menerapkan sistem swakelola melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang diketuai oleh Ruslan. Menariknya, pihak sekolah turut melibatkan para wali murid sebagai tenaga kerja guna menjaga mutu konstruksi sekaligus mempererat rasa kepemilikan masyarakat terhadap fasilitas sekolah.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid, seperti Sudarmono dan Usup. Mereka mengaku lega karena potensi gangguan fisik bangunan seperti atap bocor kini telah ditangani, sehingga anak-anak dapat belajar di ruang kelas yang lebih cerah dan layak.
Melalui pembenahan infrastruktur ini, UPTD SDN 2 Anjatan Utara menargetkan peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik siswa, sekaligus mewujudkan predikat Sekolah Sehat dan Ramah Anak. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen mendukung visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).* (Caya)





